Menjauhlah dari Iri Hati! Dan Raih Kedamaian Hidup

Lentera Takjub – Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak hal kecil yang sering luput dari perhatian kita, tetapi diam-diam mempengaruhi kedamaian batin.

Salah satunya adalah iri hati, sebuah perasaan halus yang kadang bersembunyi di balik senyum dan sikap ramah, namun pelan-pelan menggerogoti ketenangan hidup.

Hal inilah yang kembali diingatkan oleh Agnes Lambila, Penyuluh Agama Kristen dari Kanwil Kementerian Agama NTT, dalam siarannya di Pro 1 RRI Kupang pada Selasa (18/11/2025).

“Iri hati bisa tersembunyi di balik kebaikan, senyum, dan keramahan. Rasa ini membuat kita tidak tenang ketika melihat orang lain lebih unggul dari kita. Alkitab melalui Amsal 14:30 jelas mengatakan bahwa iri hati membusukkan tulang, sementara hati yang tenang menyegarkan tubuh.” ujarnya lembut.

Agnes menjelaskan bahwa kitab Amsal memperlihatkan dua arah kehidupan, satu yang lahir dari hati yang tenang, dan satu lagi yang digerakkan oleh iri hati.

Hati yang damai membuat tubuh terasa segar, sementara iri hati justru bekerja seperti racun… pelan, sunyi, tapi nyata menghancurkan dari dalam.

“Iri hati itu laksana racun tersembunyi di dalam tulang. Ia tidak terlihat ganas pada awalnya, tetapi perlahan merusak dan membusukkan hidup seseorang. Karena itu, kita perlu menjaga hati agar tetap bersih dan damai, supaya hidup kita tetap sehat dan diberkati,” tambahnya.

Melalui pesannya, Agnes mengajak umat untuk melatih diri melepaskan rasa iri, dan menggantikannya dengan ketenangan batin, sikap dewasa yang tidak hanya mencerminkan iman, tetapi juga memelihara kesehatan jiwa.

Apa yang disampaikan Agnes adalah sebuah pengingat sederhana, namun begitu penting. Karena ketika hati tenang, hidup ikut merasakan berkahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!