Lentera Takjub, Gilimanuk – Suasana ibadah Minggu di Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Agape, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Minggu (7/9), berlangsung dengan aman dan penuh kekhusyukan. Hal ini tak lepas dari kehadiran personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk yang melakukan pengamanan demi kenyamanan jemaat.
Ibadah dimulai pukul 08.00 WITA dengan pengamanan yang tidak hanya bersifat formalitas, melainkan menjadi wujud nyata komitmen kepolisian untuk mendukung kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat.
Para petugas terlihat berjaga di sekitar gereja sekaligus menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan jemaat. Mereka memberikan imbauan agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan lingkungan, saling peduli, dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.
“Kami hadir untuk memastikan jemaat merasa aman dan nyaman saat beribadah. Ini adalah upaya kita bersama agar ibadah bisa berjalan khusyuk tanpa ada rasa khawatir,” ungkap Ipda I Gede Ari Apriana, yang memimpin kegiatan tersebut.
Ibadah Minggu ini dipimpin oleh Pendeta Hetty Widowaty dan diikuti sekitar 25 jemaat. Firman Tuhan yang disampaikan berfokus pada pentingnya kasih kepada sesama, selaras dengan semangat kebersamaan yang juga tercermin melalui pengamanan dari pihak kepolisian.
Kehadiran aparat disambut positif oleh pihak gereja maupun jemaat. Pendeta Hetty Widowaty mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan, seraya menyampaikan bahwa kehadiran polisi memberikan rasa tenteram dan damai.
“Kehadiran polisi memberikan rasa nyaman bagi umat, sehingga kami bisa beribadah dengan lebih tenang. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Pendeta Hetty.
Dengan adanya sinergi antara pihak gereja dan kepolisian, ibadah Minggu di GKPB Jemaat Agape tidak hanya menjadi ruang persekutuan rohani, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebersamaan bagi jemaat di Gilimanuk.