Momentum Bersejarah: Sinode GKA Resmi Berdiri

Lentera Takjub – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, meresmikan Sinode Gereja Keluarga Allah (GKA) dalam rangkaian penutupan Unlimited Conference 2026 di Gereja Keluarga Allah, Solo, Kamis (2/7/2026).

Peresmian Sinode ini menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola dan pelayanan gereja. Jeane Marie Tulung menyaksikan langsung peresmian tersebut bersama Ketua Sinode Gereja Keluarga Allah Jonatan Setiawan, Senior Pastor Obaja Tanto Setiawan, serta pengurus GKA lainnya.

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Kristen menekankan bahwa kehadiran Sinode merupakan langkah strategis bagi Gereja Keluarga Allah untuk semakin memperkuat organisasi, mempererat sinergi antar jemaat, dan meningkatkan kontribusi pelayanan bagi masyarakat.

“Penutupan konferensi bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perutusan. Melalui Sinode yang baru diresmikan ini, gereja dipanggil untuk terus menghadirkan kasih Tuhan melalui pelayanan yang nyata dan berdampak,” ujar Jeane.

Ia menambahkan bahwa pemerintah memandang gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa. Gereja yang sehat, menurutnya, bukan hanya diukur dari pertumbuhan jemaat, tetapi juga dari kemampuannya membangun keluarga, mendidik generasi muda, serta menjadi solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Jeane juga mengajak seluruh jajaran Gereja Keluarga Allah untuk mendukung program prioritas Kementerian Agama, khususnya penguatan kerukunan umat beragama, pelayanan yang transformatif, serta pengembangan ekoteologi dan kepedulian lingkungan.

Acara penutupan konferensi dan peresmian Sinode ini dihadiri ribuan jemaat GKA dari berbagai daerah, antara lain Nias, Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Manado, dan wilayah lainnya.

Dengan diresmikannya Sinode Gereja Keluarga Allah, Jeane Marie Tulung berharap gereja semakin kokoh dalam tata kelola, semakin kuat dalam pelayanan, serta terus menjadi garam dan terang yang membawa damai dan kemajuan bagi bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!