Lentera Takjub – Dunia musik country kembali berduka. Brett James, penulis lagu pemenang Grammy yang dikenal luas melalui karya ikonik “Jesus Take the Wheel”, meninggal dunia pada Kamis, 18 September 2025, dalam sebuah kecelakaan pesawat di Franklin, Carolina Utara. Ia berusia 57 tahun.
Menurut laporan awal Federal Aviation Administration (FAA), pesawat Cirrus SR22T yang ditumpangi James jatuh di sebuah ladang sekitar pukul 3 siang waktu setempat. Pesawat tersebut terdaftar atas nama James dengan nama legalnya, Brett James Cornelius. Hingga kini, belum diketahui apakah ia bertindak sebagai pilot ketika insiden itu terjadi. Tidak ada penumpang yang selamat.
Dalam pernyataan North Carolina State Highway Patrol, dua korban lain yang turut meninggal adalah Melody Carole, istri James, dan Meryl Maxwell Wilson, putri Melody, yang baru saja merayakan ulang tahunnya beberapa hari sebelumnya. Pesawat lepas landas dari John C. Tune Airport di Nashville sebelum kecelakaan terjadi. FAA bersama National Transportation Safety Board (NTSB) masih melakukan investigasi untuk mencari penyebabnya.
Jejak Panjang di Dunia Musik
Lahir pada 5 Juni 1968 di Missouri, Brett James awalnya menempuh pendidikan kedokteran sebelum memutuskan mengejar karier musik di awal 1990-an. Ia sempat merilis album solo bersama Career Records (Arista Nashville), namun justru menemukan panggilan sejatinya sebagai penulis lagu.
Namanya meroket setelah bersama Hillary Lindsey dan Gordie Sampson menulis Jesus Take the Wheel untuk Carrie Underwood pada tahun 2005. Lagu rohani kontemporer bernuansa country itu memenangkan Grammy Awards 2007 untuk kategori Best Country Song dan dinobatkan sebagai ASCAP Country Song of the Year 2006, sekaligus membantu meroketkan karier Underwood.
Selain karya tersebut, James juga menulis berbagai hit untuk bintang besar seperti Kenny Chesney, Jason Aldean, Rascal Flatts, Tim McGraw, Faith Hill, dan Martina McBride.
Lagu-lagu seperti “When the Sun Goes Down,” “Cowboy Casanova,” “It’s America,” hingga “The Truth” menjadi bukti kepiawaiannya merangkai lirik dan melodi yang menyentuh hati. Ia dua kali dinobatkan sebagai ASCAP Country Songwriter of the Year (2006 dan 2010) dan pada tahun 2020 dilantik ke Nashville Songwriters Hall of Fame.
Kepergian Brett James bersama istri dan anak tirinya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia musik dan para penggemar lagu-lagunya yang sarat pesan iman.
Rascal Flatts menulis dalam penghormatan di media sosial, “Seorang penulis brilian dan pria luar biasa… Ia akan sangat dirindukan.” Jason Aldean bahkan mempersembahkan lagu The Truth dalam sebuah konser sebagai bentuk penghormatan kepada sahabatnya.
Bagi banyak orang percaya, lagu Jesus Take the Wheel telah menjadi doa yang dinyanyikan, sebuah seruan untuk menyerahkan kendali hidup kepada Tuhan di saat jalan terasa tak pasti. Kini, kabar kepergian James justru menggemakan pesan yang pernah ia tulis, hidup manusia rapuh, dan hanya Allah yang memegang kendali.
Untuk menghormati kepergian beliau, mari kita sejenak mengangkat doa:
Tuhan yang penuh kasih, kami menyerahkan jiwa Brett James, Melody Carole, dan Meryl Maxwell Wilson ke dalam tangan-Mu. Terima mereka dalam pelukan kasih-Mu, hiburkan keluarga yang berduka, dan pakailah warisan lagu-lagu yang telah ia tulis untuk terus menguatkan hati banyak orang. Ajari kami, seperti pesan yang ia sampaikan, untuk selalu berkata, “Yesus, ambillah kemudi hidup kami.” Amin.
Warisan karya Brett James akan terus hidup. Dalam nada, lirik, dan setiap hati yang disentuh pesan pengharapannya.