Lentera Takjub – Sebuah kabar Iman datang dari Teheran, Iran. Negara yang dikenal sangat kental dengan identitas Syiah itu baru saja meresmikan stasiun kereta bawah tanah baru dengan nama yang sungguh tak biasa, Saint Mary.
Stasiun yang berada di jalur 6 ini terletak tak jauh dari Katedral Armenia St. Sarkis, yang merupakan rumah ibadah penting bagi komunitas Kristen Armenia di Teheran.
Mural-mural bergaya Kristen menghiasi dinding-dinding di ruang bawah tanah itu, menghadirkan kesan sejuk dan damai di antara lalu lintas manusia setiap harinya.
Yang menarik, masyarakat Iran menyambutnya dengan hangat. Banyak pengguna media sosial memuji langkah pemerintah setempat karena dianggap sebagai tanda penghormatan terhadap keberagaman iman, sekaligus penolakan terhadap gambaran negatif yang selama ini melekat pada Iran di mata dunia Barat.
Seorang jurnalis Lebanon-Inggris, Hala Jaber, menulis bahwa peresmian stasiun Saint Mary adalah lambang koeksistensi yang nyata. Bahwa, di balik segala gejolak politik dan perbedaan keyakinan, masih ada ruang di mana cinta, penghormatan, dan iman bisa berjalan berdampingan.