Tolak Penghargaan, Pencipta Lagu Rohani Forrest Frank: Aku tidak akan Menerima Piala untuk sesuatu yang Berasal dari Yesus dan untuk Yesus

Lentera Takjub — Penyanyi dan pencipta lagu rohani kristen Forrest Frank membuat keputusan yang mengejutkan banyak orang. Ia menolak untuk hadir di ajang penghargaan musik dan menolak menerima trofi apa pun atas karya-karya yang ia ciptakan.

Bagi Frank, musik yang ia tulis bukanlah untuk mencari pujian manusia, melainkan ungkapan kasih dan ketaatan kepada Yesus.

“Aku tidak akan menerima piala untuk sesuatu yang berasal dari Yesus dan untuk Yesus,” ujar Forrest Frank dalam video yang ia unggah di Instagram awal Oktober.

“Sebagai orang Kristen, sulit menentukan batas antara hidup di dunia dan tidak menjadi bagian dari dunia. Dan bagiku, garis itu aku tarik di ajang penghargaan.”

Keputusan itu lahir setelah pergumulan batin yang cukup panjang. Tahun lalu, Forrest menerima penghargaan sebagai Best New Artist di ajang Dove Awards, sebuah momen yang ia akui membuatnya gelisah.

“Aku masih bergumul dengan konsep menerima penghargaan ini,” katanya waktu itu di atas panggung. “Namun semua kemuliaan hanya bagi Yesus. Setiap nama akan pudar, kecuali satu nama.”

Kini, satu tahun kemudian, pergumulan itu berbuah menjadi keputusan tegas. Forrest menolak menghadiri Dove Awards dan Grammy Awards, memilih untuk tidak lagi berada di tengah suasana yang menurutnya terlalu menonjolkan manusia, bukan Sang Pencipta.

Ia menjelaskan, “Aku merasa Tuhan memintaku melangkah lebih jauh, untuk tidak sekadar berkata ‘semua bagi Yesus’, tapi benar-benar hidup seperti itu. Aku tidak ingin berdiri di atas panggung dan menerima kehormatan duniawi untuk sesuatu yang sebenarnya bukan milikku.”

Dalam videonya, Forrest menutup pesan dengan sebuah prinsip keimanan yang ia pegang.

“Aku berharap bisa menjadi teladan bagi generasi muda. Trofiku adalah keselamatan. Penghargaan sejatiku adalah ketika namaku tertulis dalam Kitab Kehidupan. Apa artinya sepotong logam dibandingkan kehidupan kekal bersama Kristus?”

Forrest menegaskan, dirinya tidak menghakimi mereka yang masih memilih untuk hadir di panggung penghargaan. Ia hanya ingin menunjukkan jalan kesetiaan yang ia rasakan Tuhan taruhkan dalam hatinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!